AekKanopan|Rachquel
Lopez
Gereja
Sahabat Alam dan Politik
Seminar Sehari "Gereja Sahabat Alam dan Politik" yang dilaksanakan
oleh Persekutuan Gereja Indonesia Daerah Labuhanbatu Utara (PGID Labura) di
Gereja Methodist Indonesia (GMI) Aek Kanopan, Selasa (5/11) di ikuti oleh
perwakilan Gereja yang ada di Labura
Dalam paparan nya, DR. RE. Nainggolan yang adalah tokoh Kristen di Sumatera
Utara (Sumut) menyimpulkan Gereja harus perankan diri sebagai penjaga moral
politik. Gereja juga perlu menegaskan pilihan dalam mendukung Calon Legislatif
maupun Eksekutif, namun juga harus didasarkan pada kriteria objektif dan tidak
semata karena alasan sempit, sesaat apalagi transaksional.
Senada dengan DR. RE. Nainggolan, Sekretaris Umum (Sekum) PGI wilayah Sumut
Pdt. Enida Girsang MTh, juga berkesimpulan Geraja harus melakukan kaderisasi
kepemimpinan Kristen untuk menjawab permasalahan krisis kepemimpinan yang
mewakili Gereja di Sumatera Utara. Gereja harus sanggup menentukan sikap dan
pilihan yang sesuai dengan moral politik atas kader-kader nya.
Ketua
II PGID Labura Pdt. BP. Simanjuntak, di dampingi oleh Ketua III Pt.Em.S.Barus
meminta kepada umat kristen Labura cerdas menentukan pilihan dengan didasarkan
pada moralitas politik dan mampu membawa suara kebenaran.
Tampak hadir dalam seminar diantaranya Pdt.Febrianus Lase STh,Pdt.A.Sigiro
STh,Pdt.SB Manik,Pdt. Manungkalit. Pt. J Tarigan, Pt. A Sembiring, Dkn. P
Ginting. Tokoh Pemuda Kristen Labura Harold Hamonangan Sinaga, ST di dampingi
oleh Facundus B Tamba,koordinator AWASI Labura (Asosiasi Wartawan Anti Korupsi
Labuhanbatu Utara).
